Portal Berita Kriminal Terkini
Beranda Realigi Islamic Centre Desa Simpang Terusan: Ikon Religius dan Budaya Batang Hari Ditargetkan Rampung 2026

Islamic Centre Desa Simpang Terusan: Ikon Religius dan Budaya Batang Hari Ditargetkan Rampung 2026

Muara Bulian – Kabupaten Batang Hari menapaki babak baru pembangunan dengan hadirnya Islamic Centre Desa Simpang Terusan, sebuah mega proyek yang diproyeksikan menjadi pusat keagamaan, kebudayaan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Batang Hari, Ir. H. Ajrisa Windra, ST, MM, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk menuntaskan pembangunan ini sesuai target tahun 2026.

Ajrisa menjelaskan, pembangunan Islamic Centre dilakukan secara bertahap. Tahap pertama pada 2024 berupa fondasi tiang pancang, sementara tahap kedua di 2025 hingga awal 2026 mencakup konstruksi utama hingga struktur atap. Meski sempat terkendala curah hujan tinggi, proyek tetap berjalan sesuai regulasi dengan mekanisme denda keterlambatan yang diberlakukan kepada kontraktor.

“Tahun ini kita masuk tahap finishing. Targetnya Islamic Centre sudah fungsional, minimal masjid utama bisa digunakan masyarakat. Fasilitas lain seperti pondok pesantren, UMKM, dan sarana olahraga akan menyusul sesuai kemampuan anggaran,” tegas Ajrisa.

Lebih jauh, ia menekankan bahwa Islamic Centre bukan sekadar bangunan monumental, melainkan manifestasi janji politik Bupati Batang Hari untuk menghadirkan pusat keagamaan, kebudayaan, dan ekonomi kreatif yang menyentuh seluruh lapisan masyarakat. Total anggaran yang direncanakan sejak awal mencapai Rp130–140 miliar, dengan strategi pembangunan bertahap agar tidak mengorbankan proyek infrastruktur lain seperti jalan, penerangan, dan fasilitas olahraga.

Ajrisa juga menepis isu yang sempat beredar di media sosial mengenai kesan proyek terbengkalai. Menurutnya, persepsi itu muncul karena masyarakat hanya melihat tahap awal pembangunan. “Memang terkesan belum selesai, tapi itu bagian dari mekanisme bertahap. Kami tegaskan, proyek ini tetap berjalan dan akan rampung sesuai target,” ujarnya.

Islamic Centre Desa Simpang Terusan dirancang sebagai ikon baru Batang Hari dengan konsep multifungsi:
– Masjid utama sebagai pusat ibadah dan dakwah.
– Pondok pesantren untuk pendidikan Islam berkelanjutan.
– Zona UMKM sebagai wadah ekonomi kreatif masyarakat.
– Sarana olahraga dan budaya untuk memperkuat interaksi sosial.

Dengan desain megah dan visi jangka panjang, Islamic Centre diharapkan menjadi magnet spiritual sekaligus pusat aktivitas masyarakat yang berkontribusi pada pembangunan daerah dan nasional.

“Mohon doa dan dukungan seluruh masyarakat Batang Hari. Dengan kebersamaan, insya Allah Islamic Centre ini akan menjadi kebanggaan daerah dan memberi kontribusi nyata bagi bangsa,” tutup Ajrisa penuh optimisme.(Rahman Hadi)**

Komentar
Bagikan:

Iklan

Back to top