Portal Berita Kriminal Terkini
Beranda Daerah PULUHAN WARTAWAN TURUN KE JALAN GAJAH MADA, SOROT TRONTON BATU BARA YANG DIDUGA DIKAWAL OKNUM APARAT

PULUHAN WARTAWAN TURUN KE JALAN GAJAH MADA, SOROT TRONTON BATU BARA YANG DIDUGA DIKAWAL OKNUM APARAT

MUARA BULIAN – Gelombang perhatian terhadap aktivitas angkutan batu bara yang melintas di jalan nasional Kabupaten Batang Hari semakin menguat. Pada Selasa (16/6/2026), puluhan wartawan dari berbagai media turun langsung ke Jalan Gajah Mada, Muara Bulian, untuk melakukan pemantauan lapangan terkait maraknya truk tronton pengangkut batu bara yang masih beroperasi pada siang hari.

Kehadiran para jurnalis tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap keresahan masyarakat yang selama ini mempertanyakan aktivitas kendaraan bertonase besar yang dinilai tidak hanya mengganggu kelancaran lalu lintas, tetapi juga berpotensi mempercepat kerusakan infrastruktur jalan yang dibangun menggunakan anggaran negara.

Sorotan publik semakin tajam setelah muncul dugaan adanya pengawalan yang dilakukan oleh oknum aparat terhadap sejumlah armada tronton batu bara yang melintas di wilayah Batang Hari.

Dugaan tersebut berkembang di tengah masyarakat dan menjadi perbincangan luas karena dinilai bertentangan dengan semangat penegakan aturan yang selama ini digaungkan pemerintah.

Di sepanjang ruas Jalan Gajah Mada, para wartawan melakukan dokumentasi serta menghimpun berbagai keterangan dari masyarakat dan pengguna jalan.

Banyak warga mengaku heran mengapa kendaraan bertonase besar masih dapat melintas secara leluasa pada siang hari, sementara berbagai regulasi mengenai operasional angkutan batu bara telah berulang kali disampaikan kepada publik.

“Yang menjadi pertanyaan masyarakat bukan hanya soal truknya, tetapi apakah aturan benar-benar ditegakkan secara adil tanpa adanya perlakuan khusus terhadap pihak tertentu,” ungkap salah seorang warga yang ditemui di lokasi.

Selain persoalan lalu lintas, masyarakat juga menyoroti dampak yang ditimbulkan terhadap kondisi jalan nasional yang kerap mengalami kerusakan.

Kendaraan dengan muatan berat dinilai menjadi salah satu faktor yang mempercepat penurunan kualitas jalan, sehingga anggaran perbaikan harus terus dikeluarkan setiap tahun.

Para wartawan yang berada di lapangan menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari fungsi pers sebagai kontrol sosial untuk memastikan setiap informasi yang berkembang di tengah masyarakat dapat dikawal secara profesional, objektif, dan berimbang.

Dugaan keterlibatan oknum aparat maupun pihak tertentu dalam operasional angkutan batu bara, menurut mereka, perlu ditelusuri secara transparan oleh institusi yang berwenang agar tidak menimbulkan spekulasi berkepanjangan.

Masyarakat berharap Kapolda Jambi, Kapolres Batang Hari, serta Bidang Propam Polda Jambi dapat memberikan perhatian serius terhadap persoalan ini.

Mereka meminta dilakukan penyelidikan secara menyeluruh terhadap dugaan pengawalan maupun potensi pelanggaran aturan operasional angkutan batu bara yang masih terjadi di jalan nasional Kabupaten Batang Hari.

Hingga berita ini ditayangkan, belum terdapat keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait dugaan pengawalan terhadap armada tronton batu bara tersebut.

Media masih terus berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak-pihak terkait guna menghadirkan informasi yang berimbang sesuai dengan prinsip dan kode etik jurnalistik. (Red)

Komentar
Bagikan:

Iklan

Back to top