Jejak Senyap di Rimba Sawit: Tim Kuda Hitam Polres Batang Hari Obrak-abrik Sarang Transaksi Sabu
BATANG HARI – Keheningan malam di wilayah SP. 5, Desa Kehidupan Baru, Kecamatan Maro Sebo Ilir, pecah seketika saat Tim Kuda Hitam Satresnarkoba Polres Batang Hari mengepung sebuah pondok terpal hitam yang tersembunyi rapat di kedalaman perkebunan kelapa sawit. Operasi senyap yang dipimpin langsung oleh Kasat Resnarkoba Polres Batang Hari, AKP Saprizal, S.H., M.H., ini berhasil memutus rantai peredaran narkotika yang selama ini meresahkan masyarakat setempat pada Kamis (16/4/2026) malam.
Perjalanan menuju lokasi bukanlah perkara mudah. Sejak pukul 18.00 WIB, AKP Saprizal bersama pasukannya harus berjibaku menembus gelapnya hutan sawit dengan berjalan kaki selama dua jam penuh. Tanpa penerangan dan dalam medan yang penuh risiko, tim bergerak dengan tingkat kewaspadaan tinggi demi memastikan target tidak meloloskan diri. Ketegangan memuncak saat petugas berhasil mengamankan seorang pria berinisial A di tengah perjalanan, yang kemudian menjadi pintu masuk bagi polisi untuk menemukan lokasi persembunyian utama para pelaku.
Tepat pukul 23.30 WIB, penggerebekan dilakukan. Di dalam pondok yang menjadi markas tersembunyi itu, petugas memergoki tiga orang pria berinisial M, FB, dan FR yang sedang asyik berpesta barang haram. FR diduga kuat berperan sebagai bandar yang mengendalikan transaksi, sementara M dan FB tertangkap basah sedang mengonsumsi sabu. Keempatnya tak berkutik saat kepungan Tim Kuda Hitam menutup semua jalur pelarian mereka.
Di lokasi penggerebekan, petugas menyita 27 paket kecil sabu siap edar dengan berat bruto 5,47 gram, serta sisa pakai dalam kaca pirek seberat 1,38 gram. Selain barang bukti sabu, satu unit telepon seluler dan sepeda motor yang diduga digunakan untuk mendukung bisnis terlarang ini turut diamankan. Saat ini, keempat pelaku telah digelandang ke Mapolres Batang Hari untuk menjalani pemeriksaan mendalam.
”Medan yang berat dan kondisi gelap gulita tidak menyurutkan langkah kami. Penggerebekan ini adalah pesan tegas bahwa tidak ada tempat yang cukup tersembunyi bagi pelaku narkoba di wilayah hukum Polres Batang Hari. Kami akan terus memburu siapa pun yang mencoba merusak generasi dan ketentraman masyarakat dengan barang haram ini,” tegas AKP Saprizal usai operasi penangkapan tersebut. Kini, keempat terduga pelaku terancam hukuman berat dan harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di balik jeruji besi.(Red)**








