GERAK SENYAP TIM KUDA HITAM BERBUAH HASIL! Target Operasi Antik Diduga Pengedar Sabu di Desa Jebak Ditangkap, Jaringan Terus Diburu
BATANG HARI – Komitmen Tim Kuda Hitam Satresnarkoba Polres Batang Hari dalam memberantas peredaran narkotika kembali membuahkan hasil.
Berbekal informasi masyarakat dan kerja intelijen yang terukur, tim yang dikenal dengan slogan “Bergerak Senyap, Bertindak Tepat” berhasil mengamankan seorang perempuan yang diduga terlibat dalam peredaran gelap narkotika jenis sabu di Desa Jebak, Kecamatan Muara Tembesi, Kabupaten Batang Hari.
Penindakan tersebut dilakukan pada Rabu (8/7/2026) dan merupakan bagian dari rangkaian Operasi Antik 2026. Perempuan berinisial G.R.J. (18) yang telah masuk dalam Target Operasi (TO) diamankan beserta sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan tindak pidana narkotika.
Dalam operasi yang dipimpin langsung Kanit Opsnal Satresnarkoba Polres Batang Hari, IPDA Eric Meibuqhin Nasution, S.H., M.H., petugas berhasil mengamankan 7 paket kecil diduga sabu dengan berat bruto sekitar 3,80 gram, berikut plastik klip, tisu, kopiah yang diduga digunakan sebagai tempat penyimpanan, serta satu unit sepeda motor yang diduga digunakan dalam aktivitas tersangka.
Keberhasilan tersebut tidak diraih dengan mudah. Berawal dari informasi masyarakat mengenai dugaan aktivitas transaksi narkotika di Desa Jebak, Tim Kuda Hitam segera melakukan penyelidikan secara tertutup. Setelah memastikan target, petugas bergerak cepat melakukan penangkapan di lokasi yang telah dipantau.
Dari hasil pemeriksaan awal, tersangka diduga mengakui berperan sebagai penjual sabu dan menyebut memperoleh barang haram tersebut dari seseorang yang kini telah ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO). Informasi tersebut kini terus didalami guna membongkar jaringan peredaran narkotika yang diduga masih beroperasi di wilayah tersebut.
Kasat Resnarkoba Polres Batang Hari, AKP Saprizal, S.H., saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa pengungkapan ini merupakan bentuk keseriusan Polres Batang Hari dalam memerangi peredaran narkotika hingga ke akar jaringannya.
“Kami tidak akan memberi ruang bagi pelaku peredaran narkotika di Kabupaten Batang Hari. Setiap informasi dari masyarakat akan kami tindak lanjuti secara profesional. Kami juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama memerangi narkoba demi menyelamatkan generasi muda,” tegas AKP Saprizal, S.H.
Pengungkapan tersebut kembali menjadi bukti bahwa Tim Kuda Hitam Satresnarkoba Polres Batang Hari terus menunjukkan konsistensi dan dedikasinya dalam menjaga Batang Hari dari ancaman narkotika. Langkah cepat, kerja senyap, serta pengembangan kasus yang berkelanjutan diharapkan mampu memutus mata rantai peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Batang Hari.
Saat ini penyidik masih melakukan pendalaman terhadap jaringan yang diduga terkait dengan perkara tersebut, termasuk memburu pihak yang telah masuk dalam daftar pencarian orang. Sementara itu, tersangka telah diamankan di Satresnarkoba Polres Batang Hari untuk menjalani proses hukum lebih lanjut sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
(Redaksi | Liputan Khusus Kriminal)









