Dari Kepedulian Lahir Harapan, Program APZA Bhabinkamtibmas Muara Tembesi Hadir Dampingi Korban Narkoba Menuju Kehidupan Baru
BATANGHARI – Di tengah gencarnya upaya pemberantasan peredaran gelap narkotika, hadir sebuah gerakan kemanusiaan yang menitikberatkan pada penyelamatan para korban penyalahgunaan narkoba. Melalui Program APZA (Agus Pramono Zero Addiction), Bhabinkamtibmas Polsek Muara Tembesi, Aiptu Agus Pramono, menghadirkan inovasi pembinaan dan pendampingan sebagai wujud nyata kepedulian terhadap masyarakat yang ingin terbebas dari belenggu narkoba.
Program APZA dirancang sebagai ruang pemulihan yang mengedepankan pendekatan humanis melalui layanan konsultasi, edukasi, pendampingan, motivasi, serta penguatan mental.
Tujuannya bukan sekadar membantu korban menghentikan penyalahgunaan narkoba, tetapi juga membangun kembali kepercayaan diri, memulihkan kualitas hidup, dan mengantarkan mereka menjadi pribadi yang sehat, mandiri, serta produktif.
Dalam pelaksanaannya, peserta dibekali berbagai strategi untuk mengelola keinginan (craving) yang kerap muncul selama proses pemulihan. Pendekatan yang diterapkan berfokus pada pengalihan kebiasaan secara positif dan penguatan psikologis agar peserta mampu menghadapi tantangan tanpa kembali terjerumus ke dalam penyalahgunaan narkoba.
Program ini juga mengenalkan metode pengalihan kebiasaan yang bersifat sementara sebagai bagian dari proses pendampingan. Metode tersebut bukan merupakan bentuk penggunaan narkoba maupun pengganti rehabilitasi medis, melainkan hanya salah satu pendekatan pendukung dalam membantu peserta mengendalikan dorongan untuk kembali menggunakan narkoba. Keberhasilan pemulihan tetap memerlukan dukungan keluarga, lingkungan yang sehat, serta pendampingan tenaga profesional sesuai kebutuhan.
Menurut Aiptu Agus Pramono, setiap korban penyalahgunaan narkoba memiliki kesempatan untuk bangkit apabila mendapatkan pendampingan, motivasi, dan dukungan yang tepat. Oleh karena itu, Program APZA diharapkan menjadi jembatan bagi mereka yang memiliki tekad kuat untuk meninggalkan masa lalu dan memulai lembaran kehidupan yang lebih baik.
“Tidak ada kata terlambat untuk berubah. Berhenti menggunakan narkoba adalah langkah pertama menuju kehidupan yang lebih sehat, bermartabat, dan penuh harapan. Melalui Program APZA (Agus Pramono Zero Addiction), mari kita bersama-sama mewujudkan generasi yang bebas dari penyalahgunaan narkoba,” ujar Aiptu Agus Pramono.
Program APZA menjadi bukti bahwa perang melawan narkoba tidak hanya dilakukan melalui penegakan hukum, tetapi juga melalui sentuhan kemanusiaan yang memberi harapan, membuka jalan pemulihan, dan mengembalikan masa depan mereka yang ingin bangkit dari keterpurukan. Dengan semangat kolaborasi antara kepolisian, keluarga, masyarakat, dan tenaga profesional, Program APZA diharapkan mampu melahirkan lebih banyak kisah sukses pemulihan serta memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan Indonesia yang bebas dari penyalahgunaan narkoba.(Red)**








