Portal Berita Kriminal Terkini
Beranda Peristiwa Desakan Transparansi Menguat, Uji Tera SPBU 24.372.25 Rantau Ikil Dilakukan Tanpa Pendampingan Media

Desakan Transparansi Menguat, Uji Tera SPBU 24.372.25 Rantau Ikil Dilakukan Tanpa Pendampingan Media

Bungo – Proses pengecekan takaran BBM di SPBU 24.372.25, Jalan Lintas Sumatera KM 40, Desa Rantau Ikil, Kecamatan Jujuhan, kembali memantik sorotan publik.

Sebelumnya, awak media telah meminta agar uji tera dilakukan secara terbuka dan dapat disaksikan bersama. Permintaan itu dianggap penting sebagai bentuk transparansi sekaligus menjawab keraguan masyarakat terkait dugaan ketidaksesuaian takaran BBM.

Namun, proses pengecekan ternyata berlangsung tanpa pemberitahuan kepada awak media yang sejak awal mengangkat persoalan ini ke ruang publik. Ironisnya, informasi mengenai pelaksanaan uji tera baru diketahui setelah manajer SPBU mengirimkan foto kegiatan pemeriksaan kepada media. Dalam foto tersebut tampak petugas melakukan pengecekan pada pompa BBM.

Situasi ini menimbulkan tanda tanya besar mengenai keterbukaan proses pengawasan. Kehadiran media dinilai penting sebagai sarana akuntabilitas sekaligus memberikan penjelasan langsung kepada masyarakat terkait hasil pemeriksaan.

Di sisi lain, pengawasan terhadap alat ukur, takar, timbang, dan perlengkapannya (UTTP) memang menjadi kewenangan Metrologi Legal sesuai ketentuan yang berlaku. Namun, ketika sebuah persoalan telah menjadi perhatian publik, transparansi dalam proses verifikasi dianggap krusial untuk menjaga kepercayaan masyarakat.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan resmi dari pihak terkait mengenai alasan tidak dilibatkannya media dalam proses pengecekan. Publik pun berharap hasil pemeriksaan dapat diumumkan secara terbuka agar polemik tidak terus berkembang menjadi spekulasi.

Dalam konteks perlindungan konsumen, kepastian takaran BBM bukan sekadar persoalan teknis, melainkan menyangkut hak masyarakat yang dijamin undang-undang. Karena itu, transparansi dan komunikasi terbuka menjadi kunci agar kepercayaan publik terhadap sistem pengawasan tetap terjaga.(Dyan)**

 

Komentar
Bagikan:

Iklan

Back to top