Portal Berita Kriminal Terkini
Beranda Daerah Heri Kutni Alias Abu Terbaring Akibat Lakalantas, Keluarga Harapkan Tanggung Jawab dan Uluran Kemanusiaan

Heri Kutni Alias Abu Terbaring Akibat Lakalantas, Keluarga Harapkan Tanggung Jawab dan Uluran Kemanusiaan

BATANG HARI – Duka dan harapan masih menyelimuti keluarga Heri Kutni alias Abu (30), warga RT 09 RW 00 Desa Sungai Baung, Kecamatan Muara Bulian, Kabupaten Batang Hari, yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas di kawasan Pal 7 Simpang Terusan pada Kamis dini hari sekitar pukul 00.00 WIB.

Akibat kecelakaan tersebut, Abu mengalami sejumlah luka serius pada bagian tangan dan kaki sehingga harus menjalani perawatan intensif. Saat ini, kedua kendaraan yang terlibat dalam peristiwa tersebut telah diamankan di Polres Batang Hari untuk kepentingan penyelidikan.

Di rumah sederhananya di Desa Sungai Baung, Abu hanya bisa terbaring lemah. Di sampingnya, sang bibi, Mahyati, yang selama ini menjadi orang tua sekaligus tempat bernaung bagi Abu, setia mendampingi proses pemulihan keponakannya itu.

Menurut Mahyati, Abu selama ini tinggal bersamanya dan memiliki peran penting dalam membantu kebutuhan keluarga. Karena itulah, kondisi yang dialami Abu saat ini menjadi pukulan berat bagi keluarga besar.

“Kami mengharapkan penyelesaian secara kekeluargaan. Namun kami juga berharap ada bantuan biaya pengobatan sampai Abu benar-benar sembuh. Dia ini termasuk tulang punggung keluarga kami,” ujar Mahyati dengan nada penuh harap.

Mahyati mengungkapkan bahwa pihak kendaraan angkutan batu bara yang terlibat dalam kecelakaan telah datang menemui keluarga. Meski demikian, hingga saat ini belum ada kesepakatan terkait bentuk pertanggungjawaban yang diharapkan keluarga korban.

“Kami melihat ada niat baik karena mereka sudah datang dan berkomunikasi dengan keluarga. Mudah-mudahan mereka terketuk hatinya melihat kondisi Abu yang saat ini masih terbaring dan membutuhkan biaya pengobatan,” katanya.

Selama dua hari terakhir, Abu masih menjalani masa pemulihan dengan pengawasan keluarga. Luka yang dideritanya membuat aktivitas sehari-hari tidak dapat dilakukan seperti biasanya.

Kini keluarga hanya berharap Abu segera pulih dan dapat kembali menjalani kehidupannya. Di balik luka dan rasa sakit yang dialaminya, tersimpan harapan besar agar keadilan, tanggung jawab, dan nilai-nilai kemanusiaan dapat hadir untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi.

“Semoga Abu cepat sehat dan bisa kembali beraktivitas seperti biasa. Kami hanya berharap ada perhatian dan kepedulian terhadap kondisi yang dialaminya saat ini,” tutup Mahyati.(Red)**

Komentar
Bagikan:

Iklan

Back to top