Khidmat dan Penuh Kekeluargaan, Tarian Sekapur Sirih dan Pedang Pora Sambut Kapolres Batang Hari AKBP Doni Aryanto
BATANG HARI, JAMBI — Suasana khidmat dan penuh kekeluargaan mewarnai penyambutan Kapolres Batang Hari AKBP Doni Aryanto, S.H., S.I.K., M.M. di lingkungan Polres Batang Hari.
Kedatangan orang nomor satu di jajaran Polres Batang Hari tersebut disambut dengan rangkaian tradisi yang sarat makna, di antaranya tarian Sekapur Sirih serta prosesi pedang pora yang menjadi bagian dari tradisi penyambutan dalam institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia.
Tarian Sekapur Sirih yang merupakan bagian dari budaya Melayu Jambi memberikan warna tersendiri dalam prosesi penyambutan. Tradisi tersebut menjadi simbol penghormatan sekaligus ungkapan selamat datang kepada Kapolres Batang Hari yang akan melanjutkan pengabdian dan kepemimpinannya di wilayah hukum Polres Batang Hari.
Sementara itu, prosesi pedang pora berlangsung dengan penuh disiplin dan kekhidmatan. Tradisi tersebut tidak hanya menjadi bagian dari seremonial, tetapi juga mencerminkan semangat kebersamaan, soliditas dan penghormatan di lingkungan jajaran kepolisian.
Momentum penyambutan tersebut menjadi langkah awal bagi AKBP Doni Aryanto dalam menjalankan amanah sebagai Kapolres Batang Hari. Berbagai tantangan tugas ke depan tentunya membutuhkan sinergi dan dukungan seluruh jajaran kepolisian serta masyarakat.
Kehadiran pimpinan baru diharapkan semakin memperkuat soliditas internal Polres Batang Hari sekaligus meningkatkan sinergi dengan pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh adat dan seluruh elemen masyarakat dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif.
Dengan semangat presisi, profesionalitas dan pelayanan kepada masyarakat, jajaran Polres Batang Hari diharapkan terus memberikan pengabdian terbaik dalam menjaga keamanan serta memberikan rasa aman bagi masyarakat.
Penyambutan yang berlangsung penuh tradisi tersebut pun menjadi simbol dimulainya lembaran pengabdian baru AKBP Doni Aryanto bersama seluruh jajaran Polres Batang Hari.
Tradisi tetap dijaga, soliditas diperkuat, pengabdian kepada masyarakat terus dilanjutkan.









