Dari Janji Gorong-gorong ke Pondasi Bangunan: Amarah Warga Lorong Budi Daya Meledak di DPRD Bungo
BUNGO _ JAMBI — Dentuman alat berat yang merobek jalan utama Lorong Budi Daya, Kecamatan Rimbo Tengah, Kelurahan Cadika, Kabupaten Bungo, Jambi, menjadi pemicu ledakan amarah warga. Senin (2/2/2026), puluhan warga berbondong-bondong mendatangi Gedung DPRD Kabupaten Bungo, menuntut keadilan atas dugaan perusakan aset daerah yang dilakukan seorang oknum bernama Alparobi.
Dalam orasi penuh emosi, warga menuding Alparobi telah bertindak sewenang-wenang dengan membongkar jalan yang selama bertahun-tahun menjadi nadi kehidupan masyarakat. Dalih pembangunan gorong-gorong yang semula dikemukakan, berubah menjadi aksi nyata pembongkaran jalan dan pendirian pondasi bangunan di tepi sungai.
“Janji gorong-gorong hanyalah kedok. Yang terjadi justru penghancuran akses vital kami,” teriak salah satu perwakilan warga dengan suara bergetar, menggambarkan kekecewaan mendalam.
Ketua RT setempat mengungkapkan bahwa sebelumnya Alparobi sempat datang dengan maksud baik, menawarkan solusi aliran air. Namun, tanpa koordinasi lebih lanjut, alat berat didatangkan, jalan digilas, dan warga kehilangan jalur utama mereka.
Aksi demonstrasi ini bukan sekadar protes, melainkan jeritan rakyat yang merasa haknya dirampas. Warga menuntut DPRD Kabupaten Bungo dan instansi terkait segera turun tangan, menindak tegas dugaan perusakan aset daerah, serta mengembalikan fungsi jalan yang menjadi urat nadi mobilitas masyarakat Lorong Budi Daya.(Dyan)*








