Malam Takbiran di Muara Bulian Ricuh: Pemuda Adu Jotos, Satpol PP Bertindak Cepat
Muara Bulian, 21 Maret 2026 — Malam takbiran Idul Fitri 1 Syawal 1447 H/2026 M di Kota Muara Bulian mendadak diwarnai kericuhan. Sekitar pukul 20.30 WIB, Jalan Sultan Thaha yang tak jauh dari Taman Aek Meliuk dipenuhi kerumunan warga setelah beberapa pemuda terlibat adu jotos. Suasana yang semula penuh gema takbir berubah tegang, hingga menarik perhatian Satpol PP yang segera turun tangan mengamankan lokasi.
Informasi di lapangan menyebutkan, keributan dipicu salah paham saat bermain mercon. Seorang pria berusia sekitar 30 tahun menjadi korban dengan luka di kepala akibat pukulan helm, dan langsung dilarikan ke rumah sakit. Kejadian ini terjadi tepat di depan X-Waterboom, sehingga membuat warga semakin berdesakan menyaksikan situasi.
Kabid Opsdal Trantibum Satpol PP Batang Hari, Supriady Harahap SH, menegaskan bahwa pihaknya tidak tinggal diam. Polisi dan Satpol PP segera menyebar untuk membubarkan kerumunan dan mengamankan kondisi agar tidak semakin memanas. Ia juga mengingatkan bahwa permainan mercon di fasilitas umum, apalagi dekat masjid saat ibadah, sangat rawan mengganggu ketertiban.
Satpol PP sebelumnya telah berulang kali menertibkan anak-anak dan remaja yang bermain mercon di alun-alun maupun sekitar masjid selama Ramadan. Peringatan keras kembali disampaikan agar masyarakat lebih bijak menjaga suasana malam takbiran, sehingga momentum Idul Fitri tidak ternodai oleh keributan.
Dengan sigapnya aparat, kericuhan berhasil diredam. Namun peristiwa ini menjadi pelajaran penting bahwa tradisi takbiran harus tetap dijaga dengan penuh kedamaian, bukan justru diwarnai aksi kekerasan.(Red)**








