Portal Berita Kriminal Terkini
Beranda Berita Polisi Akhir Dramatis Pelarian Pembunuh Bripka Anumerta Arya Supena: Polda Lampung Libas Pelaku dengan Tindakan Tegas

Akhir Dramatis Pelarian Pembunuh Bripka Anumerta Arya Supena: Polda Lampung Libas Pelaku dengan Tindakan Tegas

Liputan Khusus Kriminal_Lampung — Polda Lampung secara resmi mengumumkan keberhasilan mengungkap tabir kasus pencurian dengan kekerasan yang merenggut nyawa Bripka Anumerta Arya Supena melalui serangkaian operasi pengejaran intensif. Berdasarkan pantauan di lokasi, suasana di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung mendadak mencekam saat sejumlah anggota kepolisian berpakaian sipil mengevakuasi jenazah salah satu pelaku menggunakan mobil Terios hitam menuju ruang forensik. Kehadiran jenazah tersebut menjadi titik terang sekaligus bukti keseriusan aparat dalam menuntaskan kasus yang menjadi perhatian publik ini.

​Kapolda Lampung, Irjen Pol Helfi Assegaf, memaparkan secara detail bahwa kedua tersangka diringkus dalam kurun waktu dan lokasi yang berbeda. Perburuan dimulai pada Senin (11/5) di wilayah Jabung, Lampung Timur, di mana tim berhasil mengamankan pelaku pertama berinisial Hamli alias Ham. Namun, proses penangkapan tidak berjalan mulus karena pelaku melancarkan perlawanan yang membahayakan keselamatan petugas.

Atas pertimbangan ancaman tersebut, pihak kepolisian terpaksa mengambil tindakan tegas dan terukur dengan melepaskan tembakan yang melumpuhkan bagian kaki tersangka.
​Eskalasi pengejaran memuncak pada Jumat (15/5) saat tim gabungan melacak keberadaan Bahroni alias Roni di wilayah Pesawaran.

Penangkapan ini berubah menjadi kontak senjata ketika tersangka nekat mencabut senjata api rakitan dari pinggangnya dan membidikkan moncong revolver ke arah petugas. Dalam situasi hidup dan mati tersebut, aparat merespons secara cepat dengan tindakan tegas yang mengakibatkan tersangka tewas di tempat kejadian perkara.
​

Di lokasi tersebut, polisi berhasil mengamankan sepucuk senjata api rakitan jenis revolver yang menjadi saksi bisu aksi kriminal pelaku. Evakuasi segera dilakukan untuk membawa jasad Bahroni ke Rumah Sakit Bhayangkara guna keperluan prosedur lebih lanjut.

Keberhasilan ini tidak hanya menjadi simbol penegakan hukum yang tak kenal kompromi di wilayah hukum Lampung, tetapi juga menjadi penghormatan terakhir bagi dedikasi Bripka Anumerta Arya Supena yang gugur dalam tugas.(red)**

Komentar
Bagikan:

Iklan

Back to top