Portal Berita Kriminal Terkini
Beranda Hukum Panas! Konflik Ilegal Drilling di 33/51 Mandi Angin Sarolangun: Keluarga Pecah, Adik Ditangkap, Nama-Nama Besar Disebut!

Panas! Konflik Ilegal Drilling di 33/51 Mandi Angin Sarolangun: Keluarga Pecah, Adik Ditangkap, Nama-Nama Besar Disebut!

Sarolangun, Jambi – Aroma konflik ilegal drilling di 33/51 Mandi Angin, Kabupaten Sarolangun makin memanas. Bukan sekadar perebutan sumur minyak ilegal, kasus ini menyeret drama keluarga, penangkapan, hingga tudingan konspirasi yang bikin publik terhenyak.

Dalam pernyataannya, Iwan Jenang Macho dengan lantang meminta dukungan penuh atas penangkapan adiknya, Jaya.

“Saya mohon, tolong dampingi ponaan saya Rinton ini. Masalah ini karena adik saya Jaya tertangkap, dan saya ingin keadilan ditegakkan,” tegas Iwan dengan suara bergetar.

Sementara itu, Rinton menumpahkan kekecewaannya. Ia menuding ada perebutan hak yang dilakukan oleh keluarga sendiri, hingga dirinya merasa terasingkan dari lahan yang sejak awal ia rintis.

“Padahal aku di situ dari awal, semua orang tahu. Sekarang hak itu diambil, diakui, dan diklaim. Adik saya Jaya ditangkap, padahal dia tidak tahu apa-apa. Ini jelas konspirasi untuk menggeser saya dari lokasi,” ungkap Rinton penuh emosi.

Tak berhenti di situ, Rinton bahkan menyebut nama-nama yang diduga berada di balik penguasaan sumur ilegal, seperti Roy dan Riko, yang disebut sebagai bagian dari kelompok besar yang menguasai lokasi.

Harapan Rinton jelas: aparat penegak hukum harus bertindak tegas.

“Kalau memang sumur itu ilegal, tangkap juga yang mengaku-ngaku punya lahan. Jangan hanya adik saya yang ditangkap. Saya sudah coba selesaikan secara kekeluargaan, tapi hasilnya tidak berubah,” katanya dengan nada menantang.

Kasus ini kini menjadi sorotan, bukan hanya karena ilegal drilling yang merugikan negara, tetapi juga karena konflik internal keluarga yang berubah menjadi drama panas penuh intrik. Aparat disebut masih mendalami pihak-pihak yang terlibat, sementara publik menunggu akhir dari kisah yang semakin membara ini.(Red)**

Komentar
Bagikan:

Iklan

Back to top